- Para frater potulan sedang bekerja di kebun Novisiat, Ruteng
Sepanjang sepekan, persisnya mulai Senin (28/9) hingga hari ini, Sabtu (3/10), para postulan Montfortan menjalankan program “Berjemur di Matahari”. Sesuai dengan namanya, para postulan rela untuk bermandi keringat bukan untuk sekadar mencari kehangatan bagi tubuh mereka, melainkan untuk bekerja. Diawali dengan kegiatan membabat/menebas sensus yang telah lama “mengisi” kebun Novisiat, kemudian membakarnya setelah dibiarkan kering selama dua-tiga hari, dan akhirnya mencangkul lahan yang telah dibersihkan.
Selama masa retret “Berjemur dalam Cinta”, mereka telah merenungkan banyak tema mengenai cinta yang telah mereka terima. Salah satu “penyumbang cinta” kepada mereka — dan tentu saja kepada setiap manusia dan makhluk di bumi ini — adalah alam ciptaan Tuhan. Alam ciptaan telah menyalurkan cinta Tuhan kepada manusia dalam pelbagai manifestasinya.
Karena itu, sebagai salah satu wujud tanggapan cinta Tuhan melalui alam semesta, para postulan mencurahkan perhatian dan tenaga mereka untuk mengolah lahan Novisiat yang cukup luas untuk kemudian dapat ditanami tanaman yang berguna. Cengkeh adalah salah satu tanaman yang bakal ditanam di lahan yang telah disediakan.
Pekerjaan membersihkan lahan, menggali lobang, mengisi pupuk kandang dijalankan oleh para postulan dengan penuh semangat. Mereka sungguh mengungkapkan semangat dan kecintaan mereka kepada alam dan tentu juga secara khusus kepada tarekat yang telah mereka pilih.
Hari ini, rangkaian kegiatan “Berjemur di Matahari” telah usai. Namun, diharapkan agar kegiatan ini tidak cuma sepenggal pengalaman di antara sekian banyak kegiatan, melainkan mesti menjadi sebuah peristiwa yang berkaitan dengan seluruh proses pembinaan di rumah Novisiat Montfortan ini.
Selamat kepada para postulan yang telah menununjuk semangat sebagai pribadi-pribadi yang layak diandalkan dalam perjalanan SMM di masa yang akan datang!
Filed under: Postulat Ditandai: | Kabar KOMUNITAS
